Wikipedia

Hasil penelusuran

Maksud Dari Pilihan Safe Mode

                                                  Maksud Dari Pilihan Safe Mode

Deskripsi Masalah
    Sering anda menggunakan safe mode untuk beberapa hal. Di sana terdapat beberapa pilihan sebelum masuk ke safe mode. terkadang anda bingung mau pilih yang mana karena tidak tau maksudnya.

Solusi Masalah

a. Safe Mode : Pilihan ini digunakan untuk masuk ke dalam windows dengan servis yang berjalan dan driver yang digunakan hanya minimal/default-nya.

b. Safe Mode With Networking : pilihan ini digunakan untuk masuk ke dalam windows dan jaringan dengan servis yang berjalan dan driver yang digunakan hanya minimal/default-nya.

c. Safe Mode With Command Prompt : pilihan ini sama dengan pilihan Safe Mode hanya tampilan menggunakan Dos.

d. Enable VGA Mode : Pilihan ini digunakan untuk masuk ke windows dengan resolusi default dari microsoft, yaitu 640 x 480 dengan 16 warna.

e. Last Known Good Configuration : pilihan ini digunakan untuk masuk ke windows dengna mengacu kepada konfigurasi terbaik dari konfigurasi windows sebelumnya.

f. Start Windows Normally : pilihan ini digunakan untuk masuk ke windows secara normal.

Membuat Objek/Kelas untuk Akses Database

Membuat Objek/Kelas untuk Akses Database

setelah kita menguasai cara untuk melakukan koneksi ke database, menampilkan data ke dalam form, maka kita bisa menentukan objek-objek yang  akan dibuat dalam rangka membuat sebuah aplikasi. disini kita akan membicarakan tentang pembuatan kelas/onjek untuk mengakses ke dalam kelas-kelas yang mudah di pahami. mulai dari kelas paling bawah (non-visual) sampai level paling atas (user interface)

1. DriverConnection.java
    kelas ini untuk menangani koneksi dengann driver DBMS yang memiliki properti sebagai berikut:
a. driverName (informasi nama driver)
b. jdbcType (jenis driver database)
c. host (nama komputer yang menyimpan database)
d. databaseName (nama databasenya)
e. password (isi password)
f. userId (isi user id)
g. conn (konneksi)
h. isConnect (untuk mengetahui status koneksi sukses apa tidak)

apapun metode yang dimilikinya  untuk melakukan pengisian /pengesetan/perubahan propertinya adalah sebagai berikut.

a. setDatabaseName()
b. setPassword()
c.setUserId()
d. setHostName()
e. isConnected()
f. init () untuk melakukan koneksi
g. getconnection () untuk mendapatkan instant koneksi dati init
h. close () untuk menutup koneksi.

//==============================================
//DriverConnection.java
//==============================================

package model;
import java.sql.*;

public class DriverConnection{
   private string driverName="com.mysql.jdbc.Driver";
   private string jdbcType="jdbc:mysql";
  
   private string host="192.168.0.1";
   private string dataBaseName="mysql";
  
   private string userId="root";
   private string password="admin";

   private connection conn;
   private boolean isConnect=false;

   //constructor
   public DriverConnection(){
   }
   public void setDataBasseName(String value){
      dataBaseName=value;
   }
   public void setpassword(string value){
      password=value;
   }
   public void setUserId(string value){
      userId=value;
   }
   public void setHostName(string value){
      host=value;
   {
   private void init(){
      string
   currentUrl=udbcType+"://"+host+"/ "+dataBaseName+"?user="+ userId+"&password="+password;

      //system.err.println (currentUrl);
       try {
            class.forName(driverName);
       conn = DriverMnager.getConnection(currentUlr, userId, password);
            isConnect=true;
               }
      catch(ClassNotFoundException cnfe)
         {
         conn=null;
         isConnect=false;
         system.err.println(sqle);
     }
 }
public coolean isConnected() {
   return isConnect;
}
public Connection getConnection(){
      if (conn  !=null)
          return conn;
      else //Try again
    }
         int();
         return conn;
     }
  }
 public void close () throws SQLException {
     conn.close();
   }
}


tunggu untuk pembahasan selanjutnya tentang DB.java (semoga bermanpaat bagi kita semua)

Bios Tidak Dapat Dibuka

Bios Tidak Dapat Dibuka

Deskripsi Masalah:
   Suatu saat anda perlu mengkonfigurasi BIOS  karena ingin melakukan booting dari CD ROM. ternyata BIOS menanyakan password untuk membukanya. anda bingung dan lupa passwornya.

Solusi Masalah:
a. jika motherboard dilengkapi dengan jumper untuk mereset password/lebih jelas lihat buku manual motherboard.

b. jika tidak dilengkapi dengan jumper untuk mereset password/BIOS maka cara lain adalah dengan mencabut baterei  CMOS yang terdapat di motherboard. diamkan sebentar selama beberapa menit dan pasang kembali. maka settingan BiOS akan kembali ke awal.
                                      Pasang 2 Buah Hard tetapi hanya terdeteksi 1 buah

Deskripsi Masalah
   Hard disk utama pada sistem kamputer harus ditambah kapasitasnya karena mengindikasikan akan penuh. Oleh karena itu anda memutuskan untuk menambah 1 buah hard disk agar data-data bisa disimpan ke hard disk yang abru sesudah hard disk tambahan sudah dipasang ternyata tidak terdeteksi dalam sistem komputer.

Solusi Masalah:
a. passtikan bahwa hard disk utama  sudah  anda stting pada master dan hard disk kedua pada Slave (jika kedua hard disk anda meupakan hard disk PATA).
Untuk mengkomfirmasi hal ini, anda bisa melihat knfigurasinya melalui label yang ditempekan di hard disk lihatlah setting jumper pada hard disk utama dan kedua pastikan jumper hard disk pertama pada posisi master dan jumper hard disk kedua pada posisi slave.

b. pastikan kabel data hard disk yang digunakan dalam keadaan baik/ tidak rusak.

c. pastikan hard disk tidak rusak. 
                                                    Tidak mau Booting Melalui CD Room

Deskripsi masalah:
   Suatu saat anda akan Meng-install ulang sistem operasi atau akan melakukan booting  dari media CD ROM. tetapi pada saat Booting tetap saja Booting tidak bisa melalui CD ROM.

Solusi Masalah:
a. pastikan bahwa CD ROM terdeteksi pada bios
Hal ini dapat dilihat pada bios, jika CD ROM tidak terdeteksi maka pastikan bahwa CD ROM   dalam keadaan baik/tidak rusak, pastikan juga kabel data CD ROM  dalam keadaan  baik/tidak rusak.
jika CD ROM terdeteksi tetapi booting tetap tidak mau dari CD ROM maka lakukan langkah nomor 2.

b. pastikan anda booting pertama melalui CD ROM.
masuk ke bios, pada waktu pertama kali komputer dinyalakan tekan tombol Delete, F1, F2, atau F10 tergantung jenis metherboard dan bios yang digunakan.
 cari dalam menu Boot, ubah First Boot ke CD ROM. setelah itu lakukan penyimpanan, lalu keluar dari bios.

c. jika masih tidak mau booting dari CD ROM pastikan bahwa anda menggunakan CD bootable (CD yang dapat di - booting melalui CD/DVD ROM ), dan pastikan CD yang digunakan dalam keadaan baik, bersih, dan tidak corrupt.




Gudang Ilmu Komputer: File Pada Bahasa Pemograman Java

Gudang Ilmu Komputer: File Pada Bahasa Pemograman Java


File
                Fele merupakan objek data yang tersimpan pada media penyimpanan . terdapat dua format file yant berbeda  yang digunakan untuk menyimpan data , yaitu file text dan file biner. Tile text berisi objed, angka dan tanda baca, dan file biner berisikan kode biner.
                Keunggulan file text adalah sifatnya yang universal, file text dapat dibuka diseluruh komputer. Sedangkan file biner hanya dapat dibuka melalui program kusus yang mengenai struktur data yang disimpan pada file.
                Pemrosesan file pada java dilakukan dengan menggunakan paket dari “java.io”. untuk memproses informasi mengenai file dan directory kita dapat menggunakan class “file” dari paket “java.io”. berikut ini contoh penggunaan class “file” untuk mengakses informasi mengenai file/derectory.
                /* cobaFile.java */
                import java.io.file;
                public class cobaFile {
                                public void analyze (string path) {
                                if  (f.exists () )  {
                                                if (f.isdirectory ()) {
                                                                system.out.printf(“%s adalah directory\%n”, f.getNama ());
                                                                system.out.println(“isi directory:”);
                                                                for (string n: f.list()) {
                                                                                system.out.println (n);
                                                                }
                                                } if{
                                                                System.out.printf(“%s adalah file\n”, f.getNama());
                                                }
                                } else  {
                                                System.out.printf(“%s todal ada \n”, f.getName ());
                                }
                }
}

/* contohFile.java */
Import java.util.scanner;
Public class contohFile {
                                Public static void main (string [] args) {
                                                String nama;
                                                Scanner input = new scanner (system.in);
                                                cobaFile f;
                                                system.out.print (“nama file/directory:   “);
                                                nama = input.nexLine ();
                                                f = new cobaFile ();
                                                f.analyze (nama);
                                }
                }

                Kedua contoh di atas menampilkan contoh penggunaan class file untuk mengakses informasi mengenai file dan directory.

File Text (Sequential Access)
                Class “ FileReader” dan  “ FileWriter” digunakan untuk membentuk objek file text yang akan kita gunakan di dalam program. Untuk melakukan proses baca/tulis, objek file tersebut di –“wrap” dengan menggunakan class formatter untuk menulis dan Scanner untuk membaca. Berikut ini contoh program untuk menulis, menambah dan membaca data dari file text.
                /* karyawan.java */
                Public class karyawan  {
                                Private string nama;
                                Private long gajipokok;
                                Private long tunjangan;

                                Public karyawan () {
                                                This (“ “,  0,  0);
                                }
                                Public karyawan (string nama, long gajipokok, long tunjangan) {
                                                Setnama (nama);
                                                setgajipokok (gajipokok);
                                                setTunjangan (tunjangan);
                                }
                                Public void setnama (string nama) {
                                                This.nama = nama;
                                }
                                Public string getNama() {
                                                Return nama;
                                }
                                Public void setGajiPokok (long gajipokok) {
                                                This.gajipokok = gajipokok;
                                }
                                Public void setTunjangan (Long tunjangan) {
                                                This.tunjangan = tunjangan;
                                }
                                Public long getGajiPokok () {
                                                Return gajipokok;
                                }
                                Public long getTunjangan ()  {
                                                Return tunjangan;
                                }
                                Public long getGaji()  {
                                                Return getGajiPokok () + getTunjangan();
                                }
                }

                /* writeText.java */
                Import java.util.Formatter;
                Import java.io.FileWriter;
                Import java.io.IOException;
                Public class writerText {
                                Public static void main (string [] args) {
                                                FileWriter  fw = null;
                                                Formatter  f = null;
                                                Try  {
                                                                Fw = new FileWriter (“pekerja.txt”);
                                                } catch  (IOException  e)  {
                                                                System.out.println (e.getMassage ());
                                                                System.exit (1);
                                                }
                                                F = new Formatter (fw);
                                                Karyawan p [] = new karyawan [2];
                                                P [0] = new karyawan (“budi”, 1500000, 500000);
                                                P [1] = new karyawan (“andi”, 5000000, 200000);
                                                For (karyawan i : p) {
                                                                f.format(“%s\n”,  i.getNama ());
                                                                f.format(“%s\n,  i.getGajiPokok ());
                                                                f.format (“%s\n, i.Tunjangan ());
                                                }
                                                f.close () ;
                                                try {
                                                                fw.close ();
                                                }  catch (IOException e) {
                                                                System.out.println (e.getMassege ());
                                                }
                                }
                }                             
                               
                Contoh program diatas menampilkan cara penggunaan class FileWriter dan Formatter untuk menulis data ke file text.
                /* appendText.java */
                Import java.util.Formatter;
                Import java.io.FileWriter;
                Import java.io.IOException;
                Public classapendText {
                                Public static void main (string [] args) {
                                                FileWrite fw = null;
                                                Formatter f = null;
                                                Try {
                                                                //perhatikan true nya !
                                                                // trueàappend
                                                                // omitted/false à overwrite
                                                                Fw = new FileWriter(“pekerja.txt”, true);
                                                }  catch (IOException e) {
                                                                System.out.println (e.getMassage ());
                                                                System.exit (1);
                                                }
                                                F = new  Formatter  (fw);
                                                Karyawan p [] = new karyawan (2)
                                                P [0] = new karyawan (“budi”, 1500000, 500000);
                                                P [1] = new karyawan (“andi”, 5000000, 200000);
                                                For (karyawan i : p) {
                                                                f.format(“%s\n”,  i.getNama ());
                                                                f.format(“%s\n,  i.getGajiPokok ());
                                                                f.format (“%s\n, i.Tunjangan ());
                                                }
                                                f.close () ;
                                                try {
                                                                fw.close ();
                                                }  catch (IOException e) {
                                                                System.out.println (e.getMassege ());
                                                }
                                }
                }                             

Class & Objek pada bahasa pemograman java



Class & Objek
                Dalam konsep object oriented akan kita temukan kata object dan class, class meupakan pola / template yang menggambarkan kumpulan object  yang mempunyai sifat yang sama, perilaku, atau disebt dengan himpunan onject sejenis. Sementara onject adalah implementasi dari class.
                Objek itu secara mudahnya dapat dikatakan terdiri dari property dan method. Konsep onject oriented memiliki karakteristik utama yaitu:
1.       Enkapsulasi (Encapsulation)
Enkapsulasi adalah suatu mekanisme untuk menyembunyikan atau memproteksi suatu proses dari kemungkinan interferensi atau penyalagunaan dari luar sistem sekaligus menderhanakan penggunaan sytem itu sendiri. Akses ke internal sistem diatur sedemikian rupa melalui seperangkat interface.
2.       Pewarisan (inheritance)
Sebagai manusia kita sebenarnya terbiasa untuk melihat objek yang berada disekitar kita tersusun secara HIERARKI berdasarkan bahasa classnya  masing-masing. Dari sini kemudian timbul suatu konsep tentang pewarisan yang merupakan suatu proses dimana suatu class diturunkan dari class lainnya sehingga ia mendapatkan cirri atau sifat atau class tersebut.

3.       Polymorphism
Konsep ini memungkinkan digunakannya suatu inteface yang sama untuk memerintah objek agar melakukan aksi atau tindakan yang mungkin secara prinsip sama namun secara proses berbeda. Dalam konsep yang lebih umum sering kali polymorphism disebut dalam istilah satu interface banyak aksi.

Method
                Method adalah pungsi atau prosedur yang dibuat oleh seorang programmer didalam suatu class. Method dapat di bagi menjadi pungsi prosedur. Pungsi adalah bagian atau sub dari program yang mempunyai algoritma tertentu dalam menyelesaikan suatu masalah dengan mengembalikan hasil. Prosedur adalah bagian dari sub dari program yang mempunyai algoritma tertentu dalam menyelesaikan suatu masalah tanpa mengembalikan suatu nilai hasil.secara umum method dalam java adalah sebuah fungsi.
                Access level menentukan level pengaksesan sebuah method . hal ini menentukan apakah sebuah method bias diakses oleh objek lain, objek anak , objek dalam satu paket atau tidak dapat diakses oleh suatu object sama sekali berikut  adalah beberapa jenis level access:
-          Public : atribut ini menunjukkan bahwa fungsi/method dapat diakses oleh objek lain
-          Private : atribut ini menunjukkan bahwa fungsi atau method tidak dapat diakses oleh objek lain.
-          Protected : atribut ini menunjukkan bahwa fungsi atau method hannya bisa diakses oleh objek itu sendiri atau objek lain yang merupakan subclassnya.
Setiap fungsi menghasilkan suatu nilai dengan tipe data tertentu yang dinamai retrun type. Apa bila terdapat suatu pungsi yang tidak menghasilkan suatu nilai apapun maka bagian retrun type ini diganti dengan void.
Setiap fungsi dalam pemrograman mempunyai identitas nama fungsi. Penanaman fungsi / method mengikuti aturan :
-          Tidak menggunakan spasi atau menggunakan spasi dengan diganti “-“ (missal methid hitung-integral)
-          Tidak menggunakan kata-kata yang telah dipakai oleh compuler (reserved word)
Bagian parameter paa method diisi dengan parameter-parameter fungsi yang diperlukan . parameter apabila lebih dari satu akan dipisahkan dengan tandan koma(“,”) parameter-parameter pada fungsi – fungsi di java akan di by pass value yang artinya pada tiap fungsi tidak akan dapat merubah isi dari variabel parameter yang dimasukan.

Class
Didefinisikan Class sebagai sebuah blue print, atau prototipe, yang mendefinisikan variabel bariabel dan metode- metode yang umum untuk sebuah objek dari jenis tertentu.
            Secara umum penulisan class terdiri dari 2 bagian yakni:
a.      Class Declaration
b.      Class Body
Class declaration merupakan deklarasi atau identitas dari suatu class.  Penamaan suatu class mempunyai atauran umum:
a.      Tidak menggunakan spasi atau menggunakan spasi dengan diganti “-“
b.      Apa bila nama class terdiri atas 2 kata maka huruf pertama dari kedua kata tersebut menggunakan huruf besar.
c.       Tidak menggunakan kata-kata yang telah dipakai oleh compiler (reserved word )class Body merupakan bagian dari class yang mendeklarasikan kode-kode program java.
Class Body tersusun atas:
a.      Konstruktor
b.      Variable
c.       Method (fungsi-fungsi atau prosedur)

Objek
            Objek merupakan bagian dinamis dari suatu class . class hanyalah sebuah prototype penggunaan class tersebut tidak bias langsung tetapi harus dibuatkan objek terlebih dahulu.

Constructor
            Constructor merupakan method khusus di dalam class yang dipanggil secara oromatis pada saat pembentukan objek. Constructor digunakan untuk menginisialisasi objek. Constructor harus memiliki nama yang sama dengan nama class dan tidak memiliki tipe data  kembali. Apabila class tidak memiliki constructor, maka akan dibuat sebuah cnstructor default secara otomatis oleh java.
            Contoh berikut menjelaskan mengenai class dan object.
            /*manusia.java */
            //mendefinisikan class manusia
            Public class manusia {
                        Private string nama;
                       
                        //constructor
                        Public manusia () {
                                    This (“”);
                        }
                       
                        //constructor
                        Public manusia (string nama) {
                                    This.nama = nama ;
                        }
           
                        //method
                        Public string getnama () {
                                    Return nama;
                        }

                        //method
                        Public void bilangHelloKe (manusia m) {
                                    System.out.printf(“%s: hello    %s\n”, getNama (), m.getNama());
                        }
            }

            Source code di atas mendefinisikan sebuah class manusia yang nantikan digunakan pada program utama untuk membentuk object. Perhatikan contoh berikut.
            /* Hello2.java */
            Public class Hello2 {
                        Public static void main (string [] args) {
                                    //medeklarasikan a & b sebagai object dari class manusia manusia a, b;
                                    // a & b merupakan instance baru dari manusia
                                    a = new manusia (“budi”);
                                    b = new manusia (“susi”)
                                    // mengirim pesan ke object untuk melakukan seatu aksi
                                    a.bilangHelloKe(b);
                                    b.bilangHelloKe(a);
                        }
            }


Objek “this”
            Objek “this” merupakan sebuah objek khusus yang digunakan untuk mengakses anggota objek (atribut atua method) dari dalam objek itu sendiri. Apabila tersebut variabel lain yang memiliki nama yang sama dengan nama atribut di dalam objek, “this” dapat digunakan untuk merupakan ke atribut objek.
top